Keistimewaan Puasa

Puasa adalah amalan yang istimewa, karena Allah sendiri yang akan membalasnya. Berikut beberapa dalil mengenai puasa.
Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ” Pada hari senin dan kamis semua amalan dinaikkan kepada Allah ta’ala, maka saya lebih suka amalanku dinaikkan kepada-Nya ketika saya sedang berpuasa”
(HR. Tirmidzi)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Tidak ada kebaikan yang dikerjakan anak Adam kecuali akan ditulis untuknya sepuluh kebaikan hingga tujuh ratus kali lipat. Allah -Azza wa Jalla- berfirman: ‘Kecuali puasa, maka sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku akan membalasnya, ia meninggalkan syahwat dan makanannya hanya karena Aku. Puasa itu perisai. Orang yang berpuasa mempunyai dua kegembiraan; satu kegembiraan ketika berbuka dan kegembiraan ketika bertemu Rabb-nya. Dan aroma mulut orang yang berpuasa sungguh lebih harum di sisi Allah daripada aroma minyak kesturi.”
(HR. Nasa’i)

Gerakan Sholat Rasulullah

Telah menceritakan kepada kami Ishaq Al Wasithi berkata, telah menceritakan kepada kami Khalid bin ‘Abdullah dari Khalid dari Abu Qilabah bahwa dia melihat Malik Al Huwairits ketika shalat, dia bertakbir dan mengangkat kedua tangannya, apabila hendak rukuk mengangkat tangannya, dan ketika mengangkat kepalanya dari rukuk dia juga mengangkat kedua tangannya. Lalu dia menceritakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berbuat seperti itu.”
HR. Bukhari

Orang Gundul Yang Membaca Al-Quran Cuma Sampai Kerongkongan

Telah menceritakan kepada kami Abu Nu’man telah menceritakan kepada kami Mahdi bin maimun aku mendengar Muhammad bin Sirin menceritakan dari Ma’bad bin Sirin dari Abu Sa’id Al Khudzri radliyallahu’anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Akan muncul beberapa orang dari arah timur, mereka membaca Al Qur’an namun tidak lebih dari kerongkongan mereka (tidak meresap dalam hati), mereka keluar dari agama sebagaimana anak panah keluar dari busur, dan mereka tidak akan kembali hingga anak panah kembali ke tali busur.” Lalu ditanya, “Apa tanda mereka?” Beliau menjawab: “Ciri mereka adalah gundul.” Atau, beliau mengatakan: “Rambutnya dipangkas habis.”
HR. Bukhari

Larangan Nikah Syighar

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yusuf Telah mengabarkan kepada kami Malik dari Nafi’ dari Ibnu Umar radliallahu ‘anhuma, bahwasanya; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melarang Asy Syiqhar. Asy Syighar adalah sesorang menikahkan anak perempuannya kepada orang lain agar orang lain tersebut juga mau menikahkan anak perempuannya dengannya, sedangkan diantara keduanya tidak ada mahar.
HR. Bukhari

Kain Penutup Aurat Pria

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Shalih berkata, telah menceritakan kepada kami Fulaih bin Sulaiman dari Sa’id bin Al Harits berkata, “Kami bertanya kepada Jabir bin ‘Abdullah tentang shalat dengan mengenakan satu lembar kain. Maka ia menjawab, “Aku pernah shalat bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam dalam salah satu perjalanannya. Pada suatu malamnya aku datang untuk keperluanku. Saat itu aku dapati beliau sedang shalat dengan mengenakan satu kain. Maka aku bergabung dengan beliau dan shalat disampingnya. Setelah selesai beliau bertanya: “Ada urusan apa (malam-malam begini) kamu datang wahai Jabir?” Maka aku sampaikan keperluanku kepada beliau. Setelah aku selesai, beliau berkata: “Kenapa aku lihat kamu menyelimutkan (kain) seperti ini? ‘ Aku jawab, “Kainku sempit!” Beliau bersabda: “Jika kain itu lebar maka diikatkanlah dari pundak, namun bila sempit maka cukup dikenakan (sebatas untuk menutup aurat).”
HR. Bukhari

Hal Yang Diharamkan Dalam Islam

Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berada di Makkah saat pembukaan kota Makkah,
beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya telah mengharamkan penjualan khamer, bangkai, babi dan patung.”
Lalu dikatakan kepada beliau, “Wahai Rasulullah, bagaimana dengan lemak bangkai? Ia bisa digunakan sebagai pelumas kapal, pelumas kulit dan minyak untuk lampu mereka.”
beliau menjawab: “Itu tidak haram.” Kemudian beliau melanjutkan: “Semoga Allah memerangi orang-orang yahudi, sesungguhnya Allah telah mengharamkan lemak atas mereka.
Maka cairkanlah (lemak tersebut hingga keluar minyaknya), kemudian jual dan makanlah dari hasilnya.”

Cara Mendapatkan Shalawat Dari Malaikat

Selesai shalat berjamaah, jangan langsung pergi. Duduk dan berpikirlah terlebih dahulu. Insyaallah akan didoakan malaikat.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Para malaikat akan senantiasa bershalawat kepada salah seorang dari kalian selama masih di tempat shalatnya, mereka berdoa; ‘Ya Allah ampunilah ia, ya Allah sayangilah ia.'”
(HR. Ahmad)

Cara Memilih Guru Agama Yang Benar

Hati hatilah dalam memilih guru, Lihatlah bagaimana dia sholat.
“Dahulu mereka apabila mendatangi seseorang untuk mengambil ilmu, mereka melihat (terlebih dahulu) pada shalatnya, sunnah serta sikap hidupnya, kemudian barulah mereka mengambil (ilmu) nya”.
(HR. Darimi)

Puasa Ramadhan Dan Puasa Bulan Syaban

Puasa Ramadhan & Puasa Bulan Sya’ban
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berpuasa terus menerus hingga kami berkata, beliau tidak pernah berbuka. Beliau juga pernah berbuka terus menerus hingga kami berkata, bahwa beliau tidak pernah berpuasa.
Aku tidak melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melengkapi puasanya satu bulan penuh kecuali bulan Ramadan. Dan aku tidak melihatnya banyak berpuasa dalam satu bulan kecuali pada bulan Sya’ban.”
(HR. Malik)